Tips Jitu Agar Email Marketing Masuk Inbox Utama Gmail

Sosial media memang merupakan media jitu untuk berjualan,dan meningkatkan sebuah trafik sebuah website. Akan tetapi,jika anda lebih teliti,email list anda merupakan database yang sangat berharga dalam menjalankan sebuah bisnis online anda.

Biasanya berjualan di media sosial,setelah transaksi selesai pasti tidak ada interaksi yang berkelanjutan.

Namun jika anda menggunakan strategi email marketing,anda dapat berinteraksi berkelanjutan dengan pembeli atau pelanggan.

Kita dapat meminta sebuah feedback,menawarkan sebuah diskon,meminta sebuah pendapat agar dapat menciptakan sebuah ide produk terbaru dan masih banyak lagi.

Tapi sayangnya,ada beberapa tantangan untuk memastikan bahwa email yang telah anda kirimkan atau email blast bisa menjangkau penerima. Salah satu penyedia email nomor satu yaitu Google, membuat semacam “organizer” dalam Gmail. Dalam Gmail, anda akan melihat 3 kategori pada inbox email, kategori tersebut yaitu primary, social, dan promotion. Dan lebih parah lagi,jika email marketing anda masuk kategori email spam.

Kadang, email blast yang telah anda kirimkan akan masuk ke dalam kategori promosi dan pada akhirnya email anda tidak dibaca oleh penerima karena algoritma Google. Inilah tantangan bagi para marketer untuk menerapkan sebuah strategi email marketing yang ampuh.

Adapun salah satu cara untuk email anda bisa dibaca yaitu email yang anda kirimkan harus masuk di kategori utama dari inbox Gmail penerima. Berikut ini ada beberapa strategi email marketing yang dapat anda gunakan untuk membuat email blast atau newsletter anda masuk pada inbox utama Gmail penerima.

  1. Jangan Langsung Menjual

Menjual produk atau jasa bisa mengurangi kemungkinan email anda masuk ke Inbox utama Gmail. Apabila anda langsung menjual produk di email anda, maka tentu saja email anda akan masuk ke dalam inbox promosi Gmail.

Email di atas merupakan salah satu contohnya, setiap kali mereka mencoba untuk menjual sesuatu, email yang dikirimkan selalu masuk di inbox promosi. Untuk itulah copywriting diperlukan supaya email anda tidak terkesan terlalu “menjual”.

  1. Hindari RSS

Harus anda ketahui bahwa hampir semua RSS feed masuk pada inbox promosi, hal ini disebabkan karena RSS dikirim secara otomatis, Google bisa menduga bahwa RSS tidak dikirim oleh seseorang yang nyata, sehingga tidak masuk ke dalam inbox utama Gmail.

Apabila anda ingin lebih terhubung dengan customer atau dengan audience anda, maka anda harus menghindari penggunaan RSS feed.

  1. Tulis Nama Penerima Email

Anda bisa menulis nama pertama penerima email anda dengan menggunakan Merge Tool Tag sebagai strategi email marketing anda. Hal ini akan membuat kesan yang lebih personal, dan orang akan merasa lebih terhubung dengan anda dan cerita atau value yang ditulis pada email anda.

Apabila anda menggunakan tool email marketing seperti Mailchimp, anda bisa menulis nama penerima email secara otomatis. Tool ini sangat bagus untuk pemula dan anda bisa mulai menggunakan mailchimp secara gratis.

  1. Email yang pendek

Email yang pendek merupakan trend baru strategi email marketing. Harus anda ketahui bahwa semakin panjang email anda, maka akan semakin kecil kemungkinan untuk membuat email anda masuk inbox utama Gmail.

Di atas adalah contoh email yang singkat.

  1. Mengurangi Penggunaan Image atau Foto

Gmail mempunyai aturannya sendiri, Google melihat image atau gambar sebagai tanda sebuah promosi atau email spam, apabila email anda tidak dilengkapi dengan gambar, maka tingkat pembaca email tersebut akan bertambah.

Hal ini mungkin karena email yang tidak mempunyai image tersebut masuk ke inbox utama dan juga lebih besar kemungkinannya untuk dibaca oleh penerima email.

Inbox Promosi pada Gmail sangat mempengaruhi semua orang, terutama karena cara lama untuk mengembangkan newsletter email bertentangan dengan aturan Google saat ini.

  1. Menulis Email dengan bentuk Surat Traditional

Dalam strategi email marketing, sentuhan pribadi atau personal touch akan lebih banyak berhasil. Dengan tetap menjaga email anda secara sederhana dan alami, maka hal ini akan membuat pembaca merasa seperti anda menulis email langsung kepada mereka. Hal ini juga bisa “mengelabuhi” algoritma Google.

  1. Masukkan Sedikit Link

 

Inti dari sebuah email biasanya untuk mengarahkan Traffic ke website anda, oleh karena itu buatlah email eksklusif dan berikanlah alasan yang tepat untuk pembaca kenapa mereka harus mengklik link tersebut, dan buatlah semuanya terkesan alami. Anda bisa memasukan lebih dari 1 link pada email anda, tapi hal ini tidak menjamin email anda akan bertahan dari filter Google.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

13 − four =